Pembangunan Seimbang atau Pembangunan Tidak Seimbang

Situs Ekonomi - Nurkse mengatakan bahwa pembangunan seimbang sangat penting untuk menerobos vicious circle dan produktivitas yang rendah. Jadi harus diadakan investasi di berbagai sektor.

Di sisi lain, Singer berpendapat bahwa jika pembangunan tersebut dilakukan secara seimbang, berarti sektor industri dan pertanian menjadi objek pembangunan. Dalam teori ekonomi, keduanya tidak bisa dibangun secara bersamaan karena di negara sedang berkembang tidak banyak terdapat kapital untuk membangun keduanya sekaligus.

Pembangunan Seimbang

Kadang, di kondisi-kondisi tertentu harus memilih yang mana dulu harus dibangun. Jika sektor industri di negara tersebut sudah bagus, maka yang harus dikembangkan selanjutnya adalah sektor pertanian, begitu juga sebaliknya. Jadi, negara sedang berkembang tidaklah mulai dari nol, tetapi ada beberapa sektor yang tampak sudah maju, tidak perlu lagi didorong.

Menurut Irawan (2002: 340), tujuan politik pembangunan ialah menghilangkan keadaan yang tidak seimbang. Oleh karena itu, investasi hendaknya jangan seimbang pula bagi masing-masing sektor.

Untuk mengimbangi ketidakseimbangan ini, maka investasi untuk selanjutnya harus diubah. Jadi, setiap kali harus diadakan perubahan dalam investasi. Seperti halnya di Inggris pada waktu revolusi produksi, mula-mula investasi dilakukan di industri kapas, kemudian kereta api dan industri baja/besi. Dengan cara demikian, Inggris mengalami kemajuan teknik di sektor itu dan mendapatkan banyak hasil setelahnya (Suparmoko, 2002: 341).

Hirchman menyetujui pendapat ini dan mengatakan, majunya industri A akan mendorong industri B. Industri B didorong maju, kemudian mendorong industri C untuk berkembang dan seterusnya. Dorongan kepada industri-industri lain itu menurut Hirchman adalah karena adanya efek kaitan ke depan (forward linkage effect) dan efek kaitan ke belakang (backward linkage effect).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel