Pentingnya Kebijakan Fiskal yang Efektif

Situs Ekonomi - Masalah utama yang tengah menimpa negara sedang berkembang dalam hal pembangunan ekonomi adalah kurangnya kapital dan kurang efisiennya penggunaan faktor-faktor produksi. Bukan distribusi pendapatan yang tidak merata yang menyebabkan rendahnya pendapatan per kapita di negara tersebut.

Kurangnya kapital ini dapat dibentuk dengan investasi swasta melalui tabungan sukarela. Sedangkan tabungan sukarela hanya akan meningkat apabila output nasional juga meningkat.

Kebijakan Fiskal

Hal tersebut mengilustrasikan bahwa tabungan sukarela tidak bisa diharapkan segera terjadi. Sementara di sisi lain, pemerintah sangat membutuhkan kapital dalam jangka pendek untuk mengadakan perkembangan.

Dengan demikian, pemerintah terpaksa menggunakan anggaran yang defisit (defisit financing) melalui defisit Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara. Namun, pembentukan kapital dengan defisit anggaran belanja ini memudahkan timbulnya inflasi karena di negara sedang berkembang hasrat untuk konsumsi sangat tinggi (Irawan, 2002: 414).

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat menaikkan pajak. Dengan pajak, pemerintah dapat mengatur sumber-sumber kapital dan juga dapat menghalangi meningkatnya konsumsi di kala pendapatan naik. Melalui cara seperti itu, pemerintah dapat menyalurkan dana tersebut ke sektor-sektor yang lebih produktif.

Jadi, tujuan diadakannya pajak adalah untuk memperbesar tabungan dan mobilisasi tabungan ke investasi yang produktif dan menyalurkannya ke arah yang terbaik dalam program pembangunan. Hal ini sangat tepat bagi kebijakan fiskal, di mana kebijakan tersebut memiliki peran yang amat penting dalam pembangunan ekonomi di samping adanya perbaikan-perbaikan sistem perpajakan dan pelaksanaannya (Suparmoko, 2002: 416).

Setelah mengamati kondisi ekonomi di negera sedang berkembang, maka kebijakan fiskal yang efektif perlu untuk diterapkan. Pasalnya, kebijakan ini mempunyai tiga pengaruh penting untuk perkembangan ekonomi, yaitu: dapat mempengaruhi pendapatan nasional, memajukan akumulasi kapital dan menahan inflasi ataupun deflasi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel