Mengukur Nilai Waktu dari Uang

Situs Ekonomi - Bayangkan jika Anda sedang dihadapkan dengan dua pilihan antara menerima tawaran uang hari ini Rp 1,4 juta dengan sepuluh tahun yang akan datang Rp 1,4 juta. Mana yang akan Anda pilih? Mendapatkan Rp 1,4 juta hari ini tentunya lebih baik karena Anda dapat menyimpannya langsung di bank. Kemudian, sepuluh tahun yang akan datang nilai rupiah tersebut akan bertambah akibat bunga dari bank.

Sekarang, coba Anda pertimbangkan pertanyaan yang lebih sulit: Bayangkan seseorang datang kepada Anda untuk memberikan Anda uang sebesar Rp 1,4 juta hari ini atau Rp 2,8 juta sepuluh tahun lagi. Mana yang akan Anda pilih? Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda perlu membandingkan jumlah uang yang diukur pada waktu yang berbeda.

Para ekonom melakukannya dengan sebuah konsep yang disebut dengan nilai sekarang. Nilai sekarang (present value) dari sejumlah uang di masa depan adalah yang diperlukan sekarang, pada bunga yang berlaku sekarang dan yang akan bernilai sejumlah uang itu di masa depan (Mankiw, 2006: 112).

Nilai Waktu dari Uang

Untuk mendalami makna dari konsep nilai sekarang, mari kita telaah beberapa contoh berikut:

Pertanyaan: Jika hari ini Anda menyimpan Rp 1,4 juta di bank, berapakah nilainya selama N tahun lagi? Artinya, berapakah nilai masa depan (future value) dari uang Rp 1,4 juta ini?

Jawaban: Mari kita gunakan r untuk menandakan suku bunga yang dinyatakan dalam bentuk desimal, sehingga suku bunga tiga persen berarti r = 0,03. Anggaplah bunga ini dibayarkan setiap bulan dan ditambahkan ke nilai yang sudah ada di tabungan supaya terus berbunga (suatu proses yang disebut compounding). Maka dari itu, Rp 1,4 juta akan menjadi

(1 + r) × Rp 1,4 juta (setelah setahun)
(1 + r) × (1 + r) × Rp 1,4 juta (setelah dua tahun)
(1 + r) × (1 + r) × (1 + r) × Rp 1,4 juta (setelah tiga tahun)
(1 + r)× Rp 1,4 juta (setelah N tahun).

Sebagai contoh, apabila kita berinvestasi pada suku bunga tiga persen selama 10 tahun, maka nilai masa depan dari Rp 1,4 juta akan menjadi (1 + 0,03)× Rp 1,4 juta, yaitu (1,03)10 × Rp 1,4 juta = Rp 1,8 juta.

Contoh lainnya, sekarang anggaplah bahwa Anda ingin mendapatkan uang senilai Rp 2,8 juta dalam N tahun. Berapakah seharusnya nilai sekarang dari jumlah tersebut? Artinya, berapa banyak yang harus Anda simpan di bank sekarang untuk menghasilkan Rp 2,8 juta dalam N tahun?

Jawaban: Untuk menjawab pertanyaan ini, tinggal balikkan saja jawaban sebelumnya. Pada pertanyaan pertama, kita menghitung nilai masa depan dari nilai sekarang dengan cara mengalikannya dengan faktor (1 + r)N.

Untuk menghitung nilai sekarang dari nilai masa depan, kita membaginya dengan faktor (1 + r)N. Oleh karena itu, nilai sekarang dari Rp 2,8 juta dalam tahun adalah Rp 2,8 juta / (1 + r)N.

Bila hari ini jumlah tersebut disimpan di bank, maka setelah N tahun jumlahnya akan menjadi (1 + r)× [Rp 2,8 juta / (1 + r)N, yaitu Rp 2,8 juta. Sebagai contoh, jika suku bunga adalah tiga persen, maka nilai sekarang dari Rp 2,8 juta dalam 10 tahun adalah Rp 2,8 juta / (1 + 0,03)N, yaitu Rp 2,8 juta / (1,03)10 = Rp 2 juta.

Mankiw (2006: 113) mengatakan, "Hal ini menggambarkan suatu rumus umum". Jika r adalah suku bunga, maka jumlah X yang akan diterima dalam N tahun memiliki nilai sekarang sebesar X / (1 + r)N.

Mari kita kembali pada pertanyaan sebelumnya: Apakah Anda lebih baik memilih Rp 1,4 juta sekarang atau Rp 2,8 juta 10 tahun lagi? Berdasarkan perhitungan, kita dapat menyimpulkan bahwa jika suku bunganya tiga persen, maka Anda sebaiknya memilih mendapatkan uang Rp 2,8 juta untuk 10 tahun ke depan. Uang Rp 2,8 juta di masa depan membutuhkan nilai sekarang sebesar Rp 2 juta, tentunya lebih banyak daripada Rp 1,4 juta.

Perhatikan bahwa jawaban dari pertanyaan tadi bergantung pada suku bunga. Jika suku bunganya delapan persen, maka Rp 2,8 juta dalam 10 tahun ke depan akan memiliki nilai sekarang sebesar Rp 2,8 juta / (1,08)10 = Rp 1,3 juta.

Pada kasus ini, Anda sebaiknya mengambil Rp 1,4 juta yang ditawarkan untuk hari ini. Maka dari itu, semakin tinggi suku bunga, maka semakin banyak yang bisa Anda dapatkan dari simpanan di bank.

Konsep nilai sekarang ini bermanfaat dalam berbagai aplikasi, termasuk keputusan yang harus diambil oleh perusahaan-perusahaan ketika mengevaluasi proyek-proyek investasi. Misalnya, bayangkan Toyota sedang berencana untuk membuka pabrik baru.

Anggaplah bahwa pabrik ini membutuhkan dana sebesar Rp 1,4 juta sekarang. Apabila datang seorang investor dengan membawa tawaran dengan keuntungan senilai Rp 2,8 juta dalam 10 tahun ke depan, apakah Toyota seharusnya menjalankan proyek ini? Lihatlah! keadaan ini sangat mirip dengan apa yang telah kita bahas tadi. Untuk mengambil keputusannya, perusahaan akan membandingkan nilai sekarang dari Rp 2,8 juta tersebut dengan biayanya yang sebesar Rp 1,4 juta.

Oleh karena itu, keputusan perusahaan ini akan bergantung pada suku bunga. Kalau suku bunganya tiga persen, maka nilai sekarang dari keuntungan Rp 2,8 juta dalam waktu 10 tahun lagi adalah Rp 2 juta rupiah.

Hal ini berarti bahwa Toyota dapat menjalankan proyek tersebut karena dana yang ditawarkan melebihi dari kata cukup untuk membangun pabrik baru. Sebaliknya, jika suku bunga adalah delapan persen, maka nilai sekarang dari keuntungan itu hanyalah Rp 1,3 juta dan perusahaan akan memutuskan untuk membatalkan proyek tersebut. Maka, konsep nilai sekarang membantu menjelaskan mengapa investasi dan jumlah permintaan pinjaman menurun ketika suku bunga naik (Mankiw, 2006: 114).

Kemudian contoh aplikasi lain dari nilai sekarang: Misalkan Anda menang dalam sebuah perlombaan dengan hadiah senilai Rp 14 miliar. Namun, dari perolehan tersebut akan dicicil per tahun selama lima tahun sebanyak Rp 2,8 miliar.

Pertanyaannya: Apakah Anda akan memilih Rp 2,8 miliar per tahun tersebut atau opsi lain, yaitu pembayaran langsung sebesar Rp 5,6 miliar? Untuk memilih pilihan yang tepat, maka Anda harus menghitung nilai sekarang dari aliran uang yang dibayarkan tersebut.

Dengan demikan, nilai sekarang dari Rp 14 miliar pada suku bunga tujuh persen adalah Rp 10 miliar. Maka dari itu, sebaiknya Anda memilih pembayaran langsung sebesar Rp 5,6 miliar. Meskipun future value-nya lebih kecil, yaitu Rp 7,8 miliar, namun yang membuatnya istimewa ialah konsep nilai sekarang.

0 Response to "Mengukur Nilai Waktu dari Uang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel