Politik Pajak di Negara Belum Maju

Situs Ekonomi - Pajak merupakan suatu metode untuk menarik dana dari konsumsi dan menjadikannya tersedia bagi investasi yang produktif. Dana-dana yang berasal dari pajak nantinya dipinjamkan oleh pemerintah kemudian dana tersebut akan diserahkan kepada pihak perusahaan-perusahaan swasta demi keperluan investasi seperti halnya di Jepang (Irawan, 2002: 320).

Adapun politik pajak di negara belum maju hendaknya jangan meniru politik pajak yang ada di negara maju, sebab ada perbedaan yang besar dalam tujuan yang hendak dicapai. Di negara maju, kadangkala kebijakan fiskal diterapkan untuk menstabilisasikan perekonomian dengan mengurangi gelombang konjungtur. Selain itu juga terkadang digunakan untuk redistribusi pendapatan agar perbedaan pendapatan di kalangan masyarakat semakin menipis seperti yang saat ini ada di Inggris dan Amerika Serikat.

Pajak

Kedua tujuan ini diprediksikan tidak akan berhasil bila diterapkan di negara belum maju. Penyebab utamanya adalah karena gelombang konjungtur (cyclical fluctuation) di negara belum maju tidak hanya terjadi di dalam negri saja, tetapi juga di luar negri, seperti adanya fluktuasi dalam permintaan akan barang-barang ekspor oleh negara-negara industri (Suparmoko, 2002: 321).

Kemudian mengenai distribusi pendapatan, di negara belum maju terdapat perbedaan yang menyolok antara penghasilan yang tinggi dan yang rendah. Namun, secara keseluruhan pendapatan di negara tersebut masih rendah dengan kesenjangan yang lebar. Jadi, politik fiskal di negara belum maju mempunyai tujuan yang berbeda dengan politik fiskal di negara maju.

Secara eksplisit, tujuan politik fiskal di negara belum maju adalah untuk memungkinkan pemerintah membantu investasi swasta guna mencapai tingkat perkembangan yang dikehendaki. Tidak hanya itu, pemerintah juga menyediakan insentif-insentif yang diperlukan agar pihak swasta berusaha semaksimum mungkin menaikkan produksi. Contohnya, bagi usaha-usaha baru dikenakan pembebasan pajak (tax holiday) supaya mereka tidak terbebankan oleh pajak.

0 Response to "Politik Pajak di Negara Belum Maju"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel