Pertumbuhan Ekonomi dalam Konsep Pembangunan Berkelanjutan

Situs Ekonomi - Tanpa adanya pertumbuhan ekonomi yang mantap, maka pertumbuhan di bidang-bidang lain akan tidak dapat dicapai dengan baik. Tanpa adanya kondisi ekonomi yang memadai, bangsa Indonesia akan selalu berorientasi pada tujuan jangka pendek dan ruang lingkup pemikiran yang sempit pula (Irawan, 2002: 433).

Ketika berbicara tentang pertumbuhan, berarti sedang membicarakan tentang peningkatan produksi nasional secara fisik atau dalam istilah umum dikenal dengan produk nasional bruto. Produk nasional bruto juga sering disebut dengan istilah produk nasional neto yang berarti jumlah seluruh barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh suatu perekonomian dalam waktu satu tahun.

Pertumbuhan Ekonomi

Secara teoritis, jumlah seluruh produk nasional bruto digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, kebutuhan investasi sektor perusahaan dan kebutuhan pemerintah akan barang dan jasa. Supaya suatu perekonomian dapat menghasilkan barang dan jasa, maka diperlukan proses produksi yang mau tidak mau pasti mengolah sumber daya alam dengan menggunakan alat kapital dan pada tingkat teknologi tertentu (Suparmoko, 2002: 434).

Setelah barang dan jasa tersebut dihasilkan, maka meningkatlah produksi limbah yang dapat mencemari lingkungan. Di samping adanya aspek positif dalam pembangunan ekonomi, juga ada aspek negatif yang berupa semakin memburuknya lingkungan.

Menurut Irawan (2002: 435), semakin langkanya sumber daya alam dan buruknya lingkungan sesungguhnya akan meningkatkan biaya pembangunan itu sendiri di masa yang akan datang. Oleh sebab itu, peran lingkungan dalam perekonomian sangatlah penting karena lingkungan yang hidup secara fisik dapat dipandang sebagai salah satu faktor produksi bagi pertumbuhan ekonomi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel