Tabungan, Investasi dan Sistem Keuangan

Situs Ekonomi - Bayangkan ketika Anda baru lulus dari universitas. Kemudian, Anda membulatkan tekat untuk membuka bisnis sendiri. Sebuah perusahaan pastinya memperkirakan segala hal dalam perekonomian.

Sebelum menjual jasa dari perusahaan Anda, tentunya Anda harus mengeluarkan dana terlebih dahulu untuk membangun bisnis. Anda harus membeli komputer, meja, kursi dan lemari arsip untuk keperluan kantor yang baru. Barang-barang yang Anda beli ini merupakan modal yang akan digunakan perusahaan Anda untuk menjual jasa.

Tabungan, Investasi dan Sistem Keuangan

Bagaimana cara mendapatkan dana untuk membeli barang-barang modal tersebut? Mungkin Anda mampu membeli barang-barang tersebut dengan tabungan yang Anda punya. Namun, bagaimana jika tabungan Anda tersebut belum cukup untuk membiayai bisnis Anda? Salah satu jalan keluarnya adalah dengan mendapatkan dana dari sumber lain untuk membiayai investasi tersebut (Mankiw, 2006: 83).

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk membiayai investasi yang Anda mau lakukan. Misalnya, Anda dapat meminjam uang, entah dari teman atau bank. Pada kasus ini, Anda telah berjanji untuk mengembalikan uang tersebut di masa yang akan datang beserta bunganya.

Alternatif lain, Anda bisa meminjam dari seseorang dengan imbalan sebagai keuntungan penjualan nantinya. Kedua kasus tadi memiliki makna bahwa investasi yang Anda lakukan untuk membeli modal tersebut dibiayai oleh orang lain.

Untuk mempertemukan antara tabungan seseorang dengan investasi orang lain, maka perlu adanya sistem keuangan (financial system). Mankiw (2006: 84) menjelaskan bahwa tabungan dan investasi merupakan faktor penting dalam pertumbuhan ekonomi jangka panjang: Ketika sebuah negara menghemat sebagian besar PDB-nya sebagai tabungan, maka sumber daya yang tersedia untuk diinvestasikan dalam modal akan lebih besar.

Dengan demikian, produktivitas akan meningkat, sehingga standar hidup di suatu negara juga akan meningkat. Secara garis besar, lembaga keuangan dapat dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu pasar keuangan dan lembaga perantara keuangan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel