Uang dalam Perekonomian Indonesia

Situs Ekonomi - Jumlah uang yang berputar dalam perekonomian disebut dengan persediaan uang. Hal ini memiliki implikasi kuatnya pengaruh atas beberapa variabel. Akan tetapi, sebelum menganggap bahwa hal tersebut benar, ada baiknya kita tanyakan pertanyaan yang paling mendasar: Apakah yang dimaksud dengan jumlah uang? Terutama, jika Anda diberi tugas untuk menilai berapa banyak uang dalam sistem perekonomian, apa yang akan Anda sertakan dalam pengukuran?

Mankiw (2006: 171) menjawab, "Terlebih dahulu kita harus mengetahui bahwa aset yang paling nyata yang Anda masukkan adalah uang tunai (currency) -- baik uang kertas maupun uang logam yang ada di tangan masyarakat." Uang tunai merupakan aset yang sudah jelas diterima sebagai alat pertukaran yang sah dalam perekonomian. Tidak ada keraguan sedikit pun bahwa uang tunai adalah bagian dari persediaan uang. 

Namun, uang tunai bukanlah satu-satunya aset yang dapat Anda gunakan untuk membeli barang dan jasa. Banyak toko yang juga menerima uang berbentuk cek. Kekayaan yang Anda miliki dalam rekening bank hampir sama baiknya dengan kekayaan yang Anda miliki dalam dompet untuk membeli sesuatu. Oleh karenanya, untuk mengukur persediaan uang, Anda juga harus memasukkan rekening giro (demand deposits) -- saldo di bank yang dapat diakses sesuai dengan permintaan yang hanya ditulis melalui selembar cek.

Apabila kita menganggap bahwa saldo dalam rekening giro juga merupakan bagian dari persediaan uang, maka Anda akan melihat semakin banyak jenis rekening lain yang dimiliki oleh orang-orang yang ada di bank ataupun badan keuangan lainnya. Pemilik deposito memang tidak selalu bisa mencairkan uang mereka melalui cek, namun mereka bisa mentransfer uang dari deposito mereka ke rekening giro.

Sebagai tambahan, para pemilik deposito dalam pasar uang reksa dana dapat mencairkan uang mereka dengan menulis cek. Jadi, jenis rekening lainnya juga harus dimasukkan sebagai bagian dari persediaan uang (Mankiw, 2006: 172).

Dua Sistem Pengukuran Persediaan Uang dalam Perekonomian Indonesia
Tahun 2017 (dalam Rp Miliar)
Persediaan Uang di Indonesia
Sumber: Bank Indonesia

Bila kita meninjau perekonomian yang lebih kompleks, tidaklah mudah untuk menggambarkan hubungan antara aset yang dikatakan uang dengan aset yang bukan uang. Uang koin yang ada di kantong juga merupakan bagian dari persediaan uang, dan Empire State Building jelas bukan bagian dari persediaan uang, namun banyak sekali aset yang berada di antara kedua bentuk aset tersebut yang tidak mudah ditentukan sebagai uang atau bukan.

Dengan demikian, terdapat berbagai macam cara untuk menilai persediaan uang dalam sistem perekonomian. Gambar di atas menunjukkan bahwa para ekonom sering menggunakan dua sistem ini -- M1 dan M2 -- sebagai alat pengukuran besar kecilnya persediaan uang.

Masing-masing pengukuran ini menggunakan kriteria yang agak berbeda untuk membedakan antara aset moneter dan nonmoneter. Hal terpenting dalam pembahasan ini adalah bahwa persediaan uang dalam perekonomian Indonesia tidak hanya meliputi uang tunai, tetapi juga simpanan di bank dan badan keuangan lainnya yang bisa diakses dan digunakan untuk membeli barang dan jasa.

0 Response to "Uang dalam Perekonomian Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel