Masalah Jangka Panjang Sektor Pertanian

Situs Ekonomi - Dalam perekonomian yang belum berkembang, sektor pertanian penting sekali artinya. Sebagian besar dari produksi nasional merupakan hasil pertanian dan sebagian besar pendapatan rumah tangga dibelanjakan untuk membeli hasil-hasil pertanian (Sukirno, 1994: 126).

Sedikit demi sedikit perkembangan ekonomi akan mengurangi peranan sektor pertanian yang besar tersebut. Dalam perekonomian yang sudah modern, seperti di Amerika Serikat dan di negara-negara Eropa Barat, pertanian memegang peranan yang sangat kecil dalam sumbangannya terhadap produksi nasional.

Hanya sebagian kecil saja dari pendapatan rumah tangga yang digunakan untuk membeli barang-barang pertanian. Kemudian, sejalan dengan merosotnya peranan sektor pertanian dalam menciptakan produksi nasional, maka peranannya dalam menyediakan pekerjaan pun ikut merosot.

Di negara industri yang modern, hanya sebagian kecil penduduknya melakukan kegiatan di sektor pertanian. Sedangkan di negara-negara yang baru saja mulai berkembang, biasanya sebagian besar penduduknya hidup dan bekerja di sektor pertanian.

Apakah yang menyebabkan kemunduran peranan sektor pertanian dalam perekonomian yang semakin berkembang? Kemunduran peranan sektor pertanian dalam perekonomian yang telah mencapai tingkat kemajuan yang tinggi ditimbulkan oleh dua faktor, yaitu: permintaan terhadap hasil pertanian yang lambat perkembangannya dan kemajuan teknologi di sektor pertanian.

Masalah di Sektor Pertanian

Pertambahan Permintaan Barang Pertanian yang Lambat

Pertumbuhan ekonomi menyebabkan pendapatan rumah tangga terus-menerus bertambah. Di negara-negara barat, pertambahan pendapatan yang dicapai semenjak permulaan abad yang lalu sangatlah besar.

Sepanjang kurun waktu tersebut, pendapatan mereka bertambah beberapa kali lipat. Ini memungkinkan mereka membeli lebih banyak barang.

Lalu, Bagaimana cara mereka menggunakan pendapatan yang meningkat tersebut? Lebih spesifik lagi, sampai di manakah pertambahan pendapatan itu akan mempengaruhi permintaan terhadap barang pertanian?

Corak permintaan masyarakat mengalami perubahan yang sangat drastis dalam perekonomian yang sedang mengalami pertumbuhan. Kenaikan pendapatan akan menaikkan konsumsi dari berbagai macam barang, baik barang industri maupun barang pertanian.

Namun, kenaikan itu tidaklah berbanding lurus dengan kenaikan pendapatan. Pertambahan konsumsi barang-barang bukan pertanian (seperti barang pakaian, perumahan dan barang tahan lama ) mengalami pertambahan yang lebih cepat daripada pertambahan pendapatan.

Ini berarti bahwa barang-barang seperti itu mempunyai elastisitas permintaan pendapatan yang tinggi. Sebaliknya, permintaan terhadap hasil-hasil pertanian bertambah lebih lambat, sehingga dapat dikatakan bahwa elastisitas permintaan pendapatannya menjadi rendah. Akibatnya, sebagian kecil dari pendapatan rumah tangga digunakan untuk membeli barang pertanian.

Dengan demikian, tentunya dari sudut permintaan, kita dapat melihat bahwasanya wujud kecenderungan ini melebarkan jurang antara harga barang pertanian dan barang industri. Tingkat kenaikan permintaan barang industri lebih cepat daripada permintaan barang pertanian.

Maka dari itu, kenaikan harganya akan mengalami pertambahan yang lebih cepat pula jika dibandingkan dengan kenaikah harga barang pertanian. Hasilnya, dalam jangka panjang, perbedaan antara harga barang industri dan barang pertanian cenderung semakin melebar (Sukirno, 1994: 127).

Kemajuan Teknologi yang Pesat

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa di negara-negara maju hanya sebagian kecil dari penduduknya bekerja di sektor pertanian. Hal ini tidak terlepas dari perkembangan teknologi yang cepat di sektor tersebut, sehingga memungkinkan terjadinya kenaikan produktivitas yang sangat tinggi.

Sebagai contoh, pada tahun 1929, di Amerika Serikat terdapat 12,8 juta orang yang bekerja di sektor pertanian. Selang sembilan dekade berikutnya, produksi yang mereka hasilkan hanya memerlukan pekerja sebanyak 1,7 juta orang saja.

Gambaran ini mengindikasikan betapa besar kenaikan produktivitas per orang di Amerika Serikat. Sebagai akibat dari kenaikan produktivitas yang seperti itu, produksi pertanian dapat dinaikkan dengan cepat apabila terdapat cukup banyak permintaan. Ternyata, permintaan terhadap barang pertanian mengalami perkembangan yang jauh lebih lambat.

Keadaan tersebut memiliki dua implikasi penting pada sektor pertanian di negara-negara maju. Pertama, hal ini mendorong terjadinya perpindahan tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor industri. Kedua, kemajuan teknologi yang cepat menimbulkan masalah kelebihan produksi pertanian.

Jumlah yang diproduksi oleh para petani melebihi dari yang diperlukan oleh masyarakat. Keadaan ini menyebabkan harga barang pertanian cenderung tetap berada di tingkat yang sangat rendah.

0 Response to "Masalah Jangka Panjang Sektor Pertanian"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel