Permintaan Pasar dan Perusahaan

Situs Ekonomi - Perlu diketahui sebelumnya mengenai sifat pasar persaingan sempurna agar kita tidak kebingungan di tengah pembahasan ini. Apakah sifatnya? Menurut, Sukirno (1994: 233), "Sifat tersebut adalah setiap perusahaan merupakan pengambil harga."

Maksudnya, setiap perusahaan tidak mempunyai kekuasaan untuk menentukan harga pasar. Makna lainnya adalah setiap produsen hanya "menerima" saja harga yang sudah ditentukan tersebut.

Ini berarti berapa banyak pun barang yang diproduksikan dan dijual oleh produsen tidak akan dapat mengubah harga yang ditentukan di pasar karena jumlah yang diproduksikan itu hanya sebagian kecil saja dari jumlah yang diperjualbelikan di pasar. Lantas, bagaimanakah sifat permintaan seperti itu digambarkan dalam grafik? Cara menggambarkannya adalah seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

Permintaan Pasar dan Perusahaan
Permintaan yang Dihadapi Perusahaan dan Pasar

Gambar (ii) menunjukkan kepada kita semua terkait permintaan dan penawaran atas barang yang dihasilkan oleh perusahan-perusahaan dalam suatu pasar persaingan sempurna. Kita dapat melihatnya secara langsung, di mana harga pasar yang mencapai Rp 3.000, dan jumlah barang yang diperjualbelikan sebanyak 200.000 unit.

Sedangkan pada gambar (i) menjelaskan tentang permintaan yang dihadapi oleh suatu perusahaan dalam industri tersebut. Kurva permintaan (dd) berbentuk satu garis yang sejajar dengan sumbu datar dan tingkat harga yang dicapai sebesar Rp 3.000.

Kurva dd ini bersifat elastis sempurna karena dua alasan. Pertama, hasil produksi perusahaan tersebut serupa (identical) dengan produksi perusahaan-perusahaan lain dalam industri itu.

Dengan demikian, apabila perusahaan tersebut menaikkan harga hasil produksinya, maka tidak satu pun dari hasil produksinya akan terjual. Para konsumen akan membeli dari perusahaan lain.

Alasan kedua, karena produksi perusahaan tersebut adalah sebagian kecil saja dari yang diperjualbelikan di pasar, perusahaan tersebut dapat menjual seluruh produksinya pada tingkat harga Rp 3.000. Sumbu datar dari gambar (i) menunjukkan bahwa produksi perusahaan itu jauh lebih kecil dari jumlah barang yang diperjualbelikan di pasar. Karena perusahaan itu dapat menjual semua hasil produksinya, maka tidak ada alasan bagi perusahaan tersebut untuk menurunkan harga penjualan barangnya (Sukirno, 1994: 234).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel