Teori Permintaan: Beberapa Penentu Permintaan

Situs Ekonomi - Sukirno (1994: 75) mengatakan, "Teori permintaan menerangkan kepada kita tentang ciri hubungan antara jumlah permintaan dan harga." Untuk mengidentifikasi ciri-ciri hubungan tersebut, sebenarnya bisa saja kita langsung menggambarkannya dengan kurva permintaan.

Namun, sepertinya masih ada yang belum tahu terkait bagaimana kurva tersebut dapat terbentuk sedemikian rupa. Lagi pula, penulis telah sering menjelaskan tentang kurva permintaan disertai dengan gambar kurvanya sekaligus, dan tentunya masih akan berlangsung dengan topik yang berbeda pada postingan-postingan berikutnya. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini penulis hanya fokus untuk menerangkan tentang ciri-ciri hubungan antara permintaan dan harga.

Teori Permintaan

Beberapa Penentu Permintaan

Permintaan seseorang atau sekelompok masyarakat terhadap suatu barang ditentukan oleh banyak faktor. Di antara faktor-faktor tersebut yang terpenting adalah sebagaimana yang akan dinyatakan di bawah ini:
  1. Harga barang itu sendiri.
  2. Harga barang lain yang berkaitan erat dengan barang tersebut.
  3. Pendapatan rumah tangga dan pendapatan rata-rata masyarakat.
  4. Corak distribusi pendapatan dalam masyarakat.
  5. Cita rasa masyarakat.
  6. Jumlah penduduk.
  7. Ramalan mengenai keadaan di masa yang akan datang.
Ketujuh poin ini sangat sulit untuk dianalisis secara bersamaan karena sekilas kita tidak dapat mengenali pengaruhnya terhadap permintaan akan suatu barang. Oleh sebab itu, ketika berbicara tentang teori permintaan, para ekonom seringnya membuat analisis yang lebih sederhana (Sukirno, 1994: 76).

Dalam analisis ekonomi, hal ini dianggap bahwa permintaan suatu barang terutama dipengaruhi oleh tingkat harganya. Oleh karena itu, dalam teori permintaan yang lebih dulu dianalisis adalah hubungan antara jumlah permintaan suatu barang dengan harga barang tersebut.

Pada analisis tersebut diasumsikan bahwa "Faktor-faktor lain tidak mengalami perubahan" atau ceteris paribus. Meskipun kita menggunakan asumsi ini, bukan berarti kita mengabaikan faktor-faktor yang dianggap tetap tersebut.

Setelah menganalisis hubungan antara jumlah permintaan dan tingkat harga, maka kita selanjutnya boleh mengasumsikan bahwa harga adalah tetap dan kemudian menganalisis bagaimana permintaan suatu barang dipengaruhi oleh berbagai faktor lainnya. Dengan demikian, dapatlah kita ketahui bagaimana permintaan terhadap suatu barang akan berubah apabila cita rasa atau pendapatan atau harga barang-barang lain mengalami perubahan pula.

0 Response to "Teori Permintaan: Beberapa Penentu Permintaan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel