Ciri-ciri Pasar Monopoli

Situs Ekonomi - Biasanya, keuntungan yang dinikmati oleh perusahaan monopoli melebihi keuntungan normal. Ini diperoleh karena terdapat hambatan yang sangat tangguh yang dihadapi perusahaan-perusahaan lain untuk memasuki industri tersebut. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut uraian yang menerangkan ciri-ciri pasar monopoli:

Pasar Monopoli

1. Hanya Satu Perusahaan dalam Industri

Hanya ada satu saja perusahaan dalam industri tersebut sudah menarangkan segalanya. Mengapa tidak, barang atau jasa yang dihasilkannya tidak dapat dibeli dari tempat lain (Sukirno, 1994: 267).

Para pembeli tidak mempunyai pilihan lain, kalau mereka menginginkan barang tersebut maka mereka harus membeli dari perusahaan monopoli. Syarat-syarat penjualan sepenuhnya ditentukan oleh monopoli itu, para pembeli tidak dapat berbuat suatu apa pun dalam menentukan syarat jual beli.

2. Tidak Mempunyai Barang Pengganti yang Mirip

Barang yang dihasilkan oleh perusahaan monopoli tidak dapat digantikan oleh barang lain yang ada dalam pasar. Barang tersebut merupakan satu-satunya jenis barang yang seperti itu dan tidak terdapat barang lain yang mirip (close substitute) dengannya yang dapat menggantikan barang tersebut.

Aliran listrik adalah contoh dari barang yang tidak mempunyai barang pengganti yang mirip. Yang ada hanyalah barang pengganti yang sangat berbeda sifatnya, yaitu lampu minyak. Lampu minyak tidak dapat menggantikan listrik karena tidak dapat digunakan untuk menghidupkan televisi atau memanaskan setrika.

3. Adanya Hambatan untuk Masuk ke dalam Industri

Sifat ini merupakan sebab utama timbulnya perusahaan monopoli. Tanpa sifat ini, pasar monopoli tidak akan wujud karena perusahaan-perusahaan lain dengan mudahnya dapat masuk ke dalam industri tersebut.

Ada beberapa bentuk hambatan untuk masuk ke dalam pasar monopoli. Ada yang bersifat legal, yaitu dibatasi oleh undang-undang. Ada yang bersifat teknologi, yaitu teknologi yang digunakan sangat canggih dan tidak mudah dicontoh. Ada pula yang bersifat keuangan, yaitu modal yang diperlukan sangat besar.

4. Sebagai Penentu Harga

Karena perusahaan monopoli merupakan satu-satunya penjual di dalam pasar, maka penentuan harga dapat dikuasainya. Oleh sebab itu, perusahaan monopoli dipandang sebagai penentu harga atau price setter. Dengan demikian, perusahaan monopoli dapat menentukan harga pada tingkat yang dikehendakinya.

5. Promosi Iklan Kurang Diperlukan

Alasan mengapa perusahaan monopoli tidak memerlukan iklan adalah sama seperti penjelasan sebelumnya, yaitu karena satu-satunya perusahaan yang ada dalam industri tersebut. Dengan keadaan yang menguntungkan seperti ini membuat perusahaan monopoli tidak perlu mempromosikan barangnya dengan menggunakan iklan.

Pembeli yang memerlukan barang yang diproduksikannya sudah jelas ke mana mereka harus pergi membeli. Walaupun seringnya kita melihat perusahaan monopoli memasang iklan, bukan berarti hal itu digunakan untuk menarik minat pembeli, melainkan untuk memelihara hubungan baik dengan masyarakat (Sukirno, 1994: 268).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel