4 Tahap Jurnal Penutup dalam Perusahaan Perseorangan

Situs Ekonomi - Pada akhir periode akuntansi, buku besar perusahaan akan terdiri dari enam jenis akun, yaitu:

  1. Akun aktiva
  2. Akun kewajiban
  3. Akun modal
  4. Akun prive
  5. Akun pendapatan
  6. Akun beban
Akun-akun pendapatan, beban, dan prive adalah akun-akun sementara yang digunakan untuk mengklarifikasikan dan mengikhtisarkan perubahan-perubahan yang terjadi pada akun modal selama suatu periode akuntansi. Pada akhir periode, efek akhir (net effect) dari akun-akun ini harus dipindahkan ke akun tetap (Soemarso, 2002: 134).

Dengan demikian, akun-akun tersebut dapat digunakan untuk mengumpulkan data periode berikutnya. Untuk melakukan hal ini, perlu dibuatkan satu seri ayat jurnal yang disebut jurnal penutup (closing entries). Ayat jurnal penutup pada hakikatnya adalah ayat jurnal untuk me-nol-kan saldo akun-akun sementara apabila akun dimulai pencatatan data akuntansi periode berikutnya.

Untuk membuat ayat jurnal penutup, diperlukan satu akun tambahan yang dapat digunakan untuk mengikhtisarkan data yang terdapat dalam akun-akun pendapatan dan beban. Akun tambahan ini disebut ikhtisar laba rugi (income summary).

Sekarang, kita mulai memasuki inti dari pembahasan kita, yaitu empat tahap jurnal penutup dalam perusahaan perseorangan. Keempat tahap tersebut adalah sebagai berikut:

1. Penutupan Akun Pendapatan

Semua akun pendapatan di debit sebesar masing-masing saldo akhirnya. Akun ikhtisar laba rugi di kredit dengan jumlah saldo akhir akun-akun tersebut. Dengan pendebitan ini, akun-akun pendapatan akan menjadi nol (saldo normal akun pendapatan adalah kredit).

2. Penutupan Akun Beban

Semua akun beban di kredit sebesar masing-masing saldo akhirnya dan akun ikhtisar laba rugi di debit sebesar jumlah saldo akhir akun-akun tersebut. Dengan pengkreditan ini, semua akun beban akan bersaldo nol. (Saldo normal akun beban adalah debit).

3. Penutupan Akun Ikhtisar Laba Rugi

Selisih antara jumlah sisi kredit dengan jumlah debit pada akun ikhtisar laba rugi dipindahkan ke akun modal. Apabila memperoleh laba, sisi kredit akun ikhtisar laba rugi akan lebih besar dibandingkan dengan sisi debitnya.

Untuk memindahkan laba ke akun modal, akun ini di debit sebesar selisih antara jumlah sisi kredit dan sisi debit, akun modal di sisi kredit dengan jumlah yang sama. Apabila perusahaan menderita rugi, maka pemindahan akan berlaku sebaliknya.

4. Penutupan Akun Prive

Akun prive di kredit sebesar saldo akhirnya dan akun modal di debit dengan jumlah yang sama.

Penutup

Setelah jurnal penutup dicatat, posisi keenam jenis akun tersebut akan menjadi sebagai berikut:
  1. Akun aktiva bersaldo debit.
  2. Akun kewajiban bersaldo kredit.
  3. Akun modal bersaldo kredit.
  4. Akun prive bersaldo nol.
  5. Akun pendapatan bersaldo nol.
  6. Akun beban bersaldo nol.
Untuk memperjelaskannya lagi, maka di bawah ini akan diberikan contoh mengenai ayat jurnal penutup yang harus dibuat.

Tahap I: Menutup semua akun pendapatan

Menutup Semua Akun Pendapatan

Tahap 2: Menutup semua akun beban

Menutup Semua Akun Beban

Tahap 3: Menutup akun ikhtisar laba rugi

Menutup Akun Ikhtisar Laba Rugi

Tahap 4: Menutup akun prive

Menutup Akun Prive

0 Response to "4 Tahap Jurnal Penutup dalam Perusahaan Perseorangan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel