Inilah 3 Jenis Laporan Keuangan Perusahaan

Situs Ekonomi - Pada akhir bulan, Ahmed ingin mengetahui, apakah terjun dalam usaha pengangkutan merupakan jalan yang baik baginya. Untuk mengetahui hal ini, ia harus dapat menjawab tiga pertanyaan berikut:

  1. Bagaimana hasil usaha saya selama sebulan terakhir ini (berapa laba yang saya peroleh?).
  2. Bagaimana kondisi keuangan perusahaan saya pada akhir bulan ini? (Berapa kekayaan yang tertanam dalam perusahaan dan dalam bentuk apa serta berapa utang dan modal saya?).
  3. Berapa modal saya yang telah bertambah selama sebulan?
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, PO (Perusahaan Otolet) Ahmed perlu membuat laporan keuangan. Laporan keuangan utama untuk sebuah perusahaan perseorangan adalah neraca (balance sheet), laporan laba rugi (income statement), dan laporan perubahan modal (statement of owners equity). Informasi yang disajikan dalam tiap-tiap laporan, pada umumnya akan tampak seperti yang tertera pada Tabel 1.1; Tabel 1.2; dan Tabel 1.3 (Soemarso, 2002: 50).

Tabel 1.1
Perusahaan Otolet Ahmed
Neraca
31 Januari 200A
Neraca

Tabel 1.2
Perusahaan Otolet Ahmed
Laporan Laba Rugi Bulan Januari 200A
Laporan Laba Rugi

Tabel 1.3
Perusahaan Otolet Ahmed
Laporan Perubahan Modal
Bulan Januari 200A
Laporan Perubahan Modal

Setelah kita melihat hasil perolehan sebagaimana yang ditampilkan pada tabel di atas, sekarang saatnya kita bahas dari mana hasil-hasil tersebut didapati. Coba Anda perhatikan modal Ahmed pada Tabel 1.1, di sana tertera Rp4.360. Hasil tersebut diperoleh berdasarkan penjumlahan yang terdapat pada Tabel 1.3, di mana modal Ahmed pada tanggal 2 Januari yang berjumlah Rp4.000 ditambah dengan penanaman modal yang sebanyak Rp360, sehingga hasilnya adalah Rp4.360. Kemudian perhatikan Tabel 1.3, laba bersih sebulan adalah Rp460. Hasil tersebut diperoleh dari laba bersih yang diilustrasikan oleh Tabel 1.2.

Mengenai neraca pada Tabel 1.1, perlu kita ketahui bahwa hal tersebut adalah aktiva, kewajiban dan modal perusahaan pada suatu waktu tertentu, misalnya pada akhir bulan. Sementara itu, perhitungan laba rugi yang ditunjukkan oleh Tabel 1.2 adalah ikhtisar pendapatan dan beban untuk suatu jangka waktu tertentu, misalnya satu bulan atau satu tahun. Selain itu, laporan perubahan modal yang terdapat pada Tabel 1.3 adalah ikhtisar tentang perubahan modal yang terjadi selama jangka waktu tertentu, misalnya satu bulan atau satu tahun (Soemarso, 2002: 52).

Pada setiap laporan keuangan harus dicantumkan nama perusahaan, nama laporan dan tanggal atau jangka waktunya. Informasi yang disajikan dalam neraca adalah untuk suatu tanggal tertentu; informasi yang disajikan dalam laporan laba rugi dan perubahan modal adalah untuk suatu jangka waktu tertentu. Semua penggunaan tanda, judul, simbol satuan uang, dan garis-garis tertentu dalam laporan keuangan harus disebutkan. Semua itu dikerjakan untuk menekankan bagian-bagian tertentu di berbagai laporan.

0 Response to "Inilah 3 Jenis Laporan Keuangan Perusahaan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel