Masalah Pengendalian Kas, Anda Harus Memperhatikannya Secara Serius

Situs Ekonomi - Mengingat sifat-sifatnya, mengelola kas dalam perusahaan memerlukan perhatian yang cukup serius. Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada waktu mengelola kas adalah:
  1. Perencanaan arus kas (cash flow planning).
  2. Pengendalian penerimaan kas.
  3. Pengendalian pengeluaran kas.
  4. Melakukan rekonsiliasi bank.
  5. Penerapan sistem dana tetap untuk kas kecil.

Pengendalian Kas
Sumber: Pixabay.com

Anggaran Kas

Mempunyai uang kas yang tidak cukup dalam perusahaan dapat membahayakan. Sebab, ada kemungkinan tidak dapat memenuhi kewajiban-kewajiban yang telah jatuh tempo (Soemarso, 2002: 296).

Namun, mempunyai terlalu banyak kas juga tidak sehat. Uang kas yang menganggur tidak akan menghasilkan apa-apa.

Oleh karena itu, manajemen perusahaan perlu melakukan perencanaan terhadap penerimaan dan pengeluaran kas. Termasuk di dalamnya merencanakan sumber-sumber penerimaan yang bisa diperoleh apabila pada suatu saat mengalami kekurangan kas dan merencanakan pemanfaatannya apabila mengalami kelebihan kas.

Perencanaan arus kas dapat dilakukan dengan membuat anggaran kas (cash budget) untuk periode-periode tertentu, misalnya satu tahun, enam bulan, tiga bulan atau sebulan. Di masa mendatang, anggaran kas dapat digunakan sebagai alat pengendali penerimaan dan pengeluaran kas (Soemarso, 2002: 297).

Ada kalanya, pada masa tertentu anggaran kas dibandingkan dengan realisasinya. Apabila terjadi penyimpangan-penyimpangan yang mencolok, manajemen perusahaan segera dapat melakukan tindakan perbaikan.

Penerimaan dan Pengeluaran Kas

Prosedur penerimaan uang dalam perusahaan perlu dirancang sedemikian rupa, sehingga kemungkinan tidak tercatat dan tidak diterimanya uang yang semestinya diterima dapat dikurangi menjadi sekecil mungkin. Prosedur penerimaan kas perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Terdapat pemisahan tugas antara yang menyimpan, menerima dan mencatat penerimaan uang. Apabila untuk sebuah perusahaan kecil yang mana pemisahan seperti itu tidak dapat dilakukan, maka penggabungan antara ketiga tugas tadi hanya dapat dilakukan oleh pemilik perusahaan.
  2. Setiap penerimaan uang langsung disetor ke bank sebagaimana adanya.
Seperti halnya penerimaan uang, prosedur pengeluaran kas perlu dirancang sedemikian rupa, sehingga hanya pengeluaran-pengeluaran yang telah disetujui dan betul-betul untuk kegiatan perusahaan saja yang dicatat dalam pembukuan perusahaan. Pada dasarnya, untuk dapat menghasilkan sistem pengendalian yang baik, prosedur pengeluaran kas harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
  1. Semua pengeluaran dilakukan dengan cek. Pengeluaran-pengeluaran dalam jumlah kecil dilakukan melalui dana kas kecil.
  2. Semua pengeluaran kas harus memperoleh persetujuan dari yang berwenang terlebih dahulu.
  3. Terdapat pemisahan tugas antara yang berhak menyetujui pengeluaran kas, menyimpan uang, dan melakukan pengeluaran serta yang mencatat pengeluaran kas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel