Metode Penghitungan Nilai Tambah

Situs Ekonomi - Nilai tambah (added value) adalah selisih antara nilai akhir (harga jual) suatu produk dengan nilai bahan bakunya. Nilai tambah sektoral suatu produk mencerminkan nilai tambah produk tersebut di sektor yang bersangkutan.

Metode Penghitungan Nilai Tambah
Sumber: Pixabay.com

Nilai tambah yang dihitung menurut harga tahun berjalan disebut nilai tambah menurut harga berlaku. Nilai tambah dapat pula dihitung berdasarkan harga konstan pada tahun dasar tertentu. Ada empat macam cara yang dapat dilakukan untuk menghitung nilai tambah, yaitu (1) metode deflasi ganda; (2) metode ekstrapolasi langsung; (3) metode deflasi langsung; dan (4) metode deflasi komponen pendapatan (Supangat, 2007: 150).

Metode deflasi ganda, yaitu jika (output) menurut harga konstan dihitung terpisah dari masukan antara (intermediate input) menurut konstan. Sementara metode ekstrapolasi langsung, dilakukan dengan menggunakan perkiraan-perkiraan dari perhitungan keluaran (output) menurut harga konstannya itu sendiri.

Metode deflasi langsung, dilakukan dengan menggunakan indeks harga implicit dari keluaran atau secara langsung menggunakan indeks harga produksi yang sesuai (dijadikan sebagai angka pembanding terhadap nilai tambah menurut harga yang berlaku). Metode ini berasumsi bahwa inflasi yang terjadi pada keluaran sama dengan inflasi yang terjadi pada masukan antara.

Metode deflasi komponen pendapatan, dilakukan dengan cara mendeflasikan komponen-komponen nilai tambah atas pendapatan-pendapatan yang membentuk unsur nilai tambah tersebut. Contohnya adalah nilai tambah atas pendapatan tenaga kerja, modal dan kompensasi tenaga kerja serta penyusutan.

0 Response to "Metode Penghitungan Nilai Tambah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel