Industri Kreatif: Pengertian dan Beberapa Keunggulannya

Industri Kreatif: Pengertian dan Beberapa Keunggulannya

Situsekonomi.com - Industri kreatif adalah segala jenis bisnis yang menggunakan ide alias kreativitas sebagai komoditas utamanya. Jadi, bukan bisnis yang based on product atau service semata. Mungkin bisa dikombinasi antara keduanya mungkin juga bukan bagian dari keduanya, seperti periklanan, desain dan arsitektur (Budiman, 4: 2008).

Sekarang kita akan melihat apa yang dijual oleh Microsoft dan Ideo. Ya, semuanya menjual ide. Microsoft (www.microsoft.com) menjual software yang menggerakkan lebih dari 80 persen hardware komputer -- dalam berbagai bentuknya -- di muka bumi. Ideo (www.ideo.com) menjual ide kreatif sebagai solusi atas permasalahan perusahan yang menjadi kliennya, dari alat pacu jantung, mouse komputer, kereta dorong sampai mainan anak-anak.

Hal penting yang mendasari aspek selanjutnya dari bisnis kreatif ialah: Tuhan menganugrahi kita sepasang mata yang indah untuk mengeja objek-objek dalam jangkauan pandangan kita. Jika kita bisa memaksimalkan fungsi ini, kita akan mendapatkan banyak sekali pelajaran dan keindahan. Mata adalah elemen terpenting estetika, dengannya kita bisa menikmati seribu warna yang menghias alam semesta.

Seorang visioner mampu melihat 5 atau 10 tahun ke depan, membayangkan kondisi ideal sampai detailnya dan membuat rencana-rencana sistematis untuk mewujudkannya. Jika di depan kita ada sebuah tanah seluas satu hektar, maka tanah itulah yang terlihat. Semua orang akan melihatnya sama karena semua orang hanya menggunakan matanya.

Tapi, pandangan potensial adalah pandangan yang kita imajinasikan atas suatu kenyataan. Inilah pembeda terbesar dari seseorang yang sukses luar biasa dan yang suksesnya biasa-biasa saja.

Keunggulan Industri Kreatif

Apa keunggulan industri ini dibandingkan dengan industri yang lainnya? Tentu bisa sangat banyak jika disebutkan semua. Jika Anda bertanya pada beberapa orang, jawabannya bisa saja berbeda-beda. Tapi inilah 7 keunggulan industri kreatif yang paling umum terlihat:

1. Tidak Perlu Paham Fisika, Matematika dan Kimia

Tenang saja, jika indeks prestasimu dua koma atau tidak lulus mata kuliah yang memusingkan tersebut, Anda masih bisa sukses kok. Di dunia kreatif yang penting kreatif, tidak harus dapat nilai A semua di setiap mata kuliah.

Ingat, kita sedang membicarakan dunia kreatif, beda halnya jika Anda ingin jadi dosen atau peneliti, pemahaman atas subject yang menjadi keahlian Anda justru mutlak. Di industri kreatif, ilmu komunikasi, teknik presentasi, psikologi persepsi itu justru yang terpenting. Sama seperti fisika, matematika atau kimia bagi seseorang peneliti nuklir.

2. Tidak Perlu Modal Besar

Membangun bisnis ide tak tergantung dari seberapa besar modal yang kita miliki. Tapi, justru lebih pada kreativitas, keyakinan, dan komitmen kita untuk melakukan apapun dalam mencapai kesuksesan.

Bisnis ide adalah bisnis yang sangat murah, meskipun bukan bisnis yang paling mudah. Nah, Anda masih merasa tidak punya modal untuk bikin perusahaan? Gampang! Buat saja biro iklan, asal punya niat yang kuat pasti berhasil!

3. Bahan Bakunya Gratisan dan Tak Mungkin Habis

Mau beli ide satu ons atau satu ton? Anda tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk itu karena harganya gratis. Kapanpun perlu ide lagi, Anda tinggal ambil dan silahkan dihabiskan kalau mampu.

Apabila stok idenya masih tersisa, minta tolong bantu habisin sama orang-orang sekampung, sekota dan senegara. Ide akan selalu tersedia di mana saja, kapan saja dan takkan bisa dihabiskan oleh siapa saja di dunia ini.

4. Tidak Tergantung Tempat

Mau bikin desain di mana? Atau mau bikin kantor agency di mana? Kantor bisa masuk ke tengah kampung tak perlu di pinggir jalan dan bekerja bisa di sawah, di selokan, bahkan di tengah laut sekalipun. Di mana saja bebas, yang penting output-nya keren dan sesuai brief!

5. Boleh Sarungan Kalau Kerja

Kalau Anda terjun ke industri ini, Anda akan menikmati sensasi yang sangat beda dari yang biasanya Anda lihat. Mungkin teman-teman Anda yang bekerja di instansi-instansi tertentu memakai seragam lengkap dengan sepatu yang mengkilat.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan ketentuan-ketentuan dari masing-masing instansi tersebut, tapi dengan menjaga tingkat kenyamanan saat bekerja justru tampak lebih baik bagi laju produktivitas suatu perusahaan. Kalau kita berbicara dari segi ini, maka Anda akan mendapatkan untung banyak, asal idenya keren Anda bisa menikmati sensasi bekerja dengan baju kaos, sandal jepit, bahkan Anda boleh sarungan kalau kerja.

6. Bisa Menjual Sekeping DVD Seharga Rp188.000.000,-

Berdasarkan pengalaman PT Petakumpet Creative Network, sekeping DVD seharga Rp4.500,- setelah diisi materi creative artworks promosi Launching StarOne untuk wilayah Jogja dan Jawa Tengah bisa dibeli klien seharga Rp188.000.000,-. Keuntungannya 41.777,8 persen. Modalnya cuma Rp4.500,- + ide. Anda pasti bisa jika Anda mau!

7. Jualannya Sama, Harga Semaunya

Contohnya desain logo, kita sama-sama memikirkan hal yang sama, mulai dari cara nyari idenya sama sampai ke cara desainnya pun sama. Ajaibnya, harganya bisa selisih langit dan bumi. Misalnya, desain logo Alma Ata harganya Rp150.000, logo Bale Agung Rp15.000.000, sementara logo Pertamina Rp3.000.000.000 oleh Landor Associates.

BACA JUGA:

Nah, bagaimana sobat entrepreneur cukup menarik bukan? Industri kreatif memang sangat menjanjikan bagi mereka para manusia kreatif. Ingat, industri kreatif tidak hanya berkutat pada gambar-menggambar saja, copywriting dan video creator juga termasuk di dalamnya. Jadi, bagi Anda yang tidak bisa menggambar, Anda masih bisa mencicipi manisnya keuntungan dari output kreatif yang Anda hasilkan.

Belum ada Komentar untuk "Industri Kreatif: Pengertian dan Beberapa Keunggulannya"

Posting Komentar

Komentar yang sesuai dengan topik lebih disenangi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel