Pengertian dan Bentuk-bentuk Strategi Kontemporer

Pengertian dan Bentuk-bentuk Strategi Kontemporer

Strategi kontemporer adalah strategi manajemen perusahaan yang digunakan untuk memanfaatkan kapabilitasnya dalam menghadapi lingkungan yang berubah-ubah, sehingga perusahaan dapat berhasil mencapai tujuan dan sasarannya. Rochaety (2007: 319) mengatakan bahwa strategi tersebut antara lain sesuai dengan perubahan situasi dan kondisi lingkungan yang dihadapi, terutama perubahan strategi para pesaing serta keinginan dan kepuasan pelanggan disertai peraturan yang berubah. Adapun bentuk-bentuk strategi kontemporer terdiri dari:

1. Strategi Aliansi

Strategi aliansi ialah strategi untuk memanfaatkan kerja sama antara satu perusahaan dengan perusahaan lain dalam memproduksi atau memasarkan produk yang sejenis. Bentuk kerja sama strategi aliansi seperti riset dan teknologi, kerja sama pemanfaatan fasilitas produksi, kerja sama pemanfaatan jaringan, dan kerja sama pengolahan hasil lanjutan suatu produk tertentu.


2. Strategi Joint Venture

Strategi joint vanture yaitu perusahaan yang dibentuk oleh dua perusahaan atau lebih, di mana masing-masing mengambil kepemilikan ekuitas. Joint venture biasanya dimulai dengan pengumpulan modal, peralatan produksi dan pemasaran, patents trade marks, atau management expertise. Keuntungan yang diperoleh dari joint venture yaitu dapat menggunakan access ke pasar yang baru, intelijen data, dan arus technical information.

3. Strategi Konsorsium (Consortium)

Strategi konsorsium adalah pola hubungan bersama yang saling mengisi atau interlocking di antara bisnis suatu industri. Pola ini banyak digunakan untuk proyek research and development di Eropa dan Amerika Serikat, terutama dalam ranah teknologi informasi. Sedangkan di Jepang dipergunakan untuk perusahaan perdagangan dan perbankan dalam interlocking directories dan stock exchange serta perusahaan-perusahaan industri untuk meminimumkan risiko persaingan, antara lain melalui cost sharing dan meningkatkan economies of scale.


4. Licensing

Licensing merupakan Penyerahan hak patent atau trade mark dari suatu perusahaan (licensor) kepada perusahaan lain (licensee) yang umumnya berada di negara lain dengan mendapatkan fee atau royalty. Pola licensing banyak digunakan oleh perusahaan industri manufacture Amerika atau Jepang untuk melakukan manufacturing dari product line perusahaan di negara lain, terutama untuk mengeksploitasi local comparative advantage dalam teknologi, material, atau labor.

5. Franchising

Franchising merupakan bentuk khusus dari licensing, di mana franchisee membuat sendiri program pemasarannya termasuk brand name, logo, products, dan metode operasinya. Pola franchising sering ditemukan dalam bisnis perhotelan, seperti Hilton, Hyatt, dan Holiday Inn, bisnis soft drink dan bisnis fast food.

6. Outsourcing

Outsourcing ialah pola kerja sama untuk memperoleh competitive advantage, baik yang bersumber dari human resource, riset dan teknologi maupun lainnya. Outsourcing merupakan pola untuk menggunakan sumber lain dari internal capacity dalam memenuhi tahapan kegiatan atau proses yang menjadi dasar pencapaian tujuan perusahaan yang berorientasi pada downsizing.


Outsourcing akan memunculkan metode Just In Time (JIT) yang digunakan untuk menjaga dan meningkatkan mutu hasil produksi, serta mempertahankan core competencies perusahaan. Alasan melakukan outsourcing yaitu untuk memperbaiki dan meningkatkan business focus, access ke world class capabilities, mengakselerasikan manfaat rekayasa atau reengineering, melakukan sharing terhadap risiko, dan mendapat fee resources.

7. Merger

Merger yaitu strategi yang dilakukan oleh dua perusahaan atau lebih untuk mengintegrasikan operasi karena mempunyai resources dan capabilities secara bersama-sama sehingga dapat menciptakan competitive advantage dan mencapai skala ekonomis. Oleh karena itu, Merger bisa menjadi solusi untuk pengembangan bisnis dengan lebih cepat dan lebih baik.

Penutup

Demikianlah informasi kita tentang strategi kontemporer. Adapun manfaat dari mengenali bentuk-bentuk strategi kontemporer adalah kita bisa mengetahui berbagai jenis strategi yang digunakan oleh para pesaing yang kerap kali berubah-ubah sesuai dengan kondisi lingkungan. Oleh karena itu, Anda akan dengan mudahnya menerapkan strategi yang berdasarkan keinginan dan kepuasan pelanggan.

Sumber:
Rochaety. (2007). Kamus Istilah Ekonomi. Jakarta: PT Bumi Aksara

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel