8 Standar Pendidikan yang Harus Diketahui

Situsekonomi.com - Dalam rangka menyelenggarakan pendidikan agar sesuai dengan tujuan, maka harus ada dasarnya. Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki 8 standar pendidikan. Dengan begitu, wawasan akan bertambah.

8 Standar Pendidikan yang Harus Diketahui
Sumber: kompasiana.com

Beberapa Standar Pendidikan

Berikut adalah uraian lengkap mengenai Standar Nasional Pendidikan (SNP):

1. Isi

Standar yang pertama adalah isi. Ini merupakan dasar berisikan materi minimal untuk mencapai suatu kompetensi lulusan minimal pada jenjang pendidikan tertentu. Dalam SI terdapat struktur kurikulum, kerangka dasar, beban belajar, kalender pendidikan dan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Dalam standar isi ini tertulis dalam peraturan menteri seperti, Permen No. 22 tahun 2006, Permen No, 24 tahun 2006, dan Permen No.14 tahun 2007.

2. Kompetensi Lulusan

Dalam standar pendidikan berikutnya terdapat kompetensi lulusan. Ini adalah pedoman dalam melakukan penilaian dan penentuan kelulusan peserta didik. Pada sebuah SKL (Standar Kompetensi Lulusan) meliputi suatu acuan minimal satuan pendidikan dasar dan menengah.


Selain itu, kompetensi lulusan juga mencakup minimal kelompok mata pelajaran dan standar kompetensi lulusan dengan minimal pada suatu mata pelajaran. Ada beberapa peraturan yang terkait dengan ini, seperti Permen no. 23 tahun 2006 dan Permen no. 24 tahun 2006.

3. Proses

Dalam proses pembelajaran suatu jenjang pendidikan haruslah menyenangkan, interaktif, inspiratif, memotivasi serta membuat para siswa mau berpartisipasi secara aktif. Selain itu, selama kegiatan belajar mengajar berlangsung mampu memberikan ruang kreativitas, prakarsa dan kemandirian.

Memberikan kesempatan bagi siswa agar menunjukkan kreativitas, prakarsa, serta kemandirian harus sesuai dengan bakat, minat psikologi dan fisik para peserta didik. Beberapa peraturan terkait proses ini antara lain Permen no. 41 tahun 2007, Permen no. 1 tahun 2008, dan Permen no. 3 tahun 2008.

4. Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Untuk dapat menjadi seorang guru, maka harus memiliki standar akademik dan kompetensi. Hal ini karena tenaga pendidik merupakan agen pembelajaran sehat secara jasmani serta rohani dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.


Sebagai pendidik, untuk bisa bekerja secara profesional maka harus mempunyai ijazah dan sertifikasi sesuai keahlian. Ada beberapa kompetensi yang harus dikuasai oleh guru, seperti pedagogic, sosial, profesional dan kepribadian.

5. Sarana dan Prasarana

Dalam satuan pendidikan tertentu harus melengkapi fasilitas pembelajaran dengan sarana dan prasarana memadai. Contoh sarana antara lain, perabot (meja dan kursi), media, sumber belajar serta peralatan pendukung lainnya.

Sedangkan, prasarana untuk menunjang pendidikan adalah lahan, ruang kelas, ruang pimpinan/kepala sekolah, perpustakaan, serta pendukung lainnya. Standar ini terkait dengan Permen no. 24 tahun 2007, Permen no. 33 tahun 2008 dan Permen no. 40 tahun 2008.

6. Pengelolaan

Standar pengelolaan pendidikan memiliki tujuan untuk mengatur jalannya proses pembelajaran agar sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Dalam hal ini, terdapat 3 bagian, yaitu standar pengelolaan satuan pendidikan, pemerintah daerah serta pemerintah pusat.


Dari ketiga pihak tersebut dalam bekerja harus mampu bersinergi dengan baik agar pendidikan terlaksana secara merata dan baik. Dalam standar pengelolaan ini terkait dengan Peraturan Menteri no. 19 tahun 2007.

7. Pembiayaan

Dalam 8 standar pendidikan berikutnya ada pembiayaan. Dasar ini meliputi biaya investasi, operasi, dan personal. Investasi merupakan biaya pengadaan sarana dan prasarana, modal kerja serta pengembangan sumber daya manusia dalam satuan pendidikan tertentu.

Biaya operasi mencakup gaji tenaga pendidik, peralatan pendidikan, sarana dan prasarana, pajak, asuransi dan lainnya. Sedangkan biaya personal meliputi, biaya yang harus dibayarkan peserta didik agar bisa mengikuti kegiatan pembelajaran.

8. Penilaian Pendidikan

Tujuan akhir dalam suatu proses pembelajaran adalah mengukur kemampuan siswa apakah sudah mampu mencapai standar kompetensi tertentu. Dalam hal penilaian meliputi beberapa jenis, yaitu menilai hasil belajar oleh pendidik, satuan pendidikan, dan pemerintah.

Penilian yang menjadi tugas pendidik meliputi, ulangan harian suatu mata pelajaran. Sedangkan penilaian satuan pendidikan seperti, ujian akhir semester. Untuk penilaian pemerintah biasanya adalah jenis ujian nasional (serentak pada seluruh wilayah Indonesia).

Untuk mewujudkan pendidikan menyeluruh serta berkualitas, maka harus mengikuti 8 standar pendidikan. Dengan begitu, tujuan tersebut bisa tercapai dengan adanya kerja sama antara semua pihak.

Belum ada Komentar untuk "8 Standar Pendidikan yang Harus Diketahui"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel