Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Hal yang Perlu Anda Ketahui Soal Perkembangan Jaringan 5G

7 Hal yang Perlu Anda Ketahui Soal Perkembangan Jaringan 5G

Selama ini, para pengguna provider layanan seluler sudah cukup termanjakan dengan adanya 4G dan 4.5G network. Namun, setelah digadang-gadang bakal muncul perkembangan jaringan 5G, tentu akan membawa angin segar di kalangan konsumen jasa telekomunikasi.

Hal-Hal yang Berkaitan dengan Perkembangan Jaringan 5G

Sudah terdengar gaungnya sedari tahun lalu, jaringan 5G diwacanakan tidak lama lagi mulai dapat dinikmati di Indonesia. Meski belum diketahui pasti kapan waktu peluncurannya, masyarakat di Tanah Air menunjukkan antusiasme untuk menyambutnya.

1. Mengenal Lebih dalam Jaringan 5G

5th Generation (5G) network merupakan teknologi termutakhir dalam dunia telekomunikasi seluler yang berada di atas jaringan 4th Generation (4G). Jaringan 5G diperkirakan akan muncul pada tahun 2020. Walaupun sekarang sudah hampir di penghujung tahun, masih saja belum ada tanda-tanda kemunculannya.


Jaringan 5G diperkirakan memiliki kecepatan akses internet hingga 3 kali lipat dibanding generasi yang sebelumnya. Pastinya, ini merupakan kabar gembira bagi para pengguna jasa layanan seluler mengingat sinyal telekomunikasi di Indonesia terhitung kalah dibanding negara berkembang lainnya.

2. Kecepatan Jaringan 5G

Jaringan 5G memiliki beberapa target untuk dicapai, salah satunya adalah kecepatan akses yang lebih tinggi yaitu berkisar pada 100 megabyte per second (MBPS) untuk angka terendahnya dan tertinggi 20 gigabyte per second (GBPS). Dengan kecepatan akses serta sinyal yang lebih mumpuni dibandingkan 4G, jaringan 5G diharapkan dapat mengurangi adanya latency atau jeda antara pengirim dan penerima pesan sehingga dapat menghasilkan pengantaran message secara instan dan real time.

3. Punya Banyak Keunggulan

Selain mengenai kecepatannya, jaringan 5G juga memberikan keunggulan lain bagi para penggunanya, seperti menghemat energi, menekan biaya, dan meningkatkan kapasitas sistem. Jaringan 5G mampu memberi dukungan sebanyak 100 kali lipat pada kapasitas traffic telekomunikasi serta meningkatkan efisiensi jaringan. Dengan begitu, konektivitas perangkat dapat dilakukan secara besar-besaran (masif).


4. Dampak Adanya 5G untuk Jangka Panjang

Sama seperti generasi sebelumnya, jaringan 5G juga akan menimbulkan dampak untuk jangka panjang, baik itu positif maupun negatif. Para ahli memperkirakan bahwa dampak tersebut akan dirasakan pada tahun 2035, yaitu di sektor ekonomi.

5G akan sangat berpengaruh pada operator seluler, developer, jaringan OEMs, kreator konten, dan tentu saja para konsumen provider telekomunikasi. Secara spesifik, dampak terhadap penghasilan rata-rata di tahun 2035 diprediksi mampu menghasilkan 3,5 trilliun USD.

5. Bagaimana Jaringan 5G Ditemukan?

Meski poin ini dirasa kurang penting bagi kebanyakan masyarakat penikmat jaringan seluler, namun tak ada salahnya jika kita mengetahui siapa penemu jaringan 5G dan bagaimana ia ditemukan. Sebenarnya, sejak tahun  2008, 5G sudah mulai dikembangkan di Korea Selatan.

Selain Korsel, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) juga sudah mulai bekerjasama dengan perusahaan Machine-to-Machine Intelligence (M2Mi) Corporation dalam rangka untuk melakukan penelitian dan pengembangan jaringan 5G secara khusus.


6. 5G Dirilis Secara Komersil Pertama Kali oleh Verizon

Kurang lebih selang 4 tahun setelah melewati masa riset dan pengembangan jaringan 5G, Universitas New York (NYU) membangun sebuah badan riset yang dinamai NYU Wireless bertujuan untuk mengembangkan 5G secara nirkabel. Meski demikian, sebuah perusahaan telekomunikasi asal New Jersey, Amerika Serikat yang berbasis Long Term Evolution (LTE) dan CDMA—Verizon Wireless baru mulai mengkomersilkan jaringan 5G di tahun 2008, tepatnya pada bulan Oktober.

7. Adaptasi Jaringan 5G

Di sebuah wawancara, presdir perusahaan telekomunikasi Amerika Serikat Qualcomm—Cristiano Amon menyatakan bahwa sebenarnya masyarakat tidak perlu menerka-nerka seperti apakah jaringan 5th Generation itu karena pada dasarnya, ia sudah berada di sekitar mereka. Setelah melalui serangkaian ujicoba dan pengembangan, jaringan 5G diprediksi dapat mulai dinikmati masyarakat luas pada 6 bulan pertama tahun 2019. Adaptasinya pun diklaim lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya, 4G.

Meski untuk saat ini perkembangan jaringan 5G di Indonesia masih belum begitu nampak, namun salah satu perusahaan komunikasi terbesar yang ada di negara ini, Telkomsel, sudah mulai melakukan ujicoba sinyal 5G pada kompetisi olahraga paling bergengsi di Asia, yakni Asian Games tahun 2018.