CPNS Kemenkumham dan Informasi Menarik Lainnya

CPNS Kemenkumham dan Informasi Menarik Lainnya

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia merupakan instansi pemerintah yang seringkali banyak diminati ketika rekrutmen CPNS dibuka, mengingat rincian tunjangan yang akan mereka dapatkan memang cukup besar. Tidak heran jika ada banyak kalangan yang mengikuti tes untuk CPNS Kemenkumham.

CPNS Kemenkumham

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham) ini merupakan instansi pemerintah yang bergerak dalam bidang urusan hukum dan hak asasi manusia. Tugasnya yaitu menyelenggarakan urusan di bidang hukum dan hak asasi manusia dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Dalam pendaftaran CPNS biasanya formasi ini selalu banyak peminatnya, baik dari lulusan SMA/SMK maupun bagi mereka yang lulusan S1. Namun, untuk SMA biasanya akan berkesempatan menjadi penjaga tahanan, mengingat bidangnya membutuhkan banyak tenaga kerja.

Untuk Kemenkumham, ada beberapa formasi yang sebenarnya membutuhkan tenaga kerja tambahan, seperti formasi sipir yang sebanyak 2.875 formasi pada tahun 2021 ini. Rincian pegawainya adalah laki-laki sebanyak 2.497 dan perempuan sebanyak 277 formasi. Sedangkan bagian pemeriksa imigrasi ada 657 formasi.


Peserta yang Lulus Seleksi CPNS Kemenkumham

Bagi Anda yang berminat dan ingin menjadi bagian dari Kemenkumham, ketahui terlebih dahulu peserta mana yang masuk ke dalam kategori lulus nantinya. Peserta yang lulus adalah mereka yang sudah memenuhi persyaratan yang ada pada pengumuman, menandatangani surat pernyataan di atas materai, dan mengikuti tahap seleksi.

Kemudian, peserta yang memenuhi peringkat terbaik akan ditempatkan sesuai dengan formasi yang terkait. Hal tersebut berdasarkan hasil integrasi SKD dan SKB yang telah dilakukan oleh panitia seleksi nasional. Sedangkan untuk peserta kode huruf P/L-1 yang lulus ialah mereka yang sudah memenuhi syarat setelah perpindahan formasi antara jenis jabatan/pendidikan.

Nah, bagi peserta yang telah lulus wajib mengakses halaman/situs resmi dari https://sscn.bkn.go.id. Di sana akan tertera dua pilihan, yaitu mengundurkan diri atau ingin melanjutkan ke dalam tahapan selanjutnya, yakni pemberkasan ulang.


Tahapan Pemberkasan CPNS Kemenkumham

Setelah mengetahui beberapa hal terkait peserta yang akan dinyatakan lulus beserta dengan formasi yang seringkali Kemenkumham butuhkan, maka saatnya bagi Anda untuk mengetahui tahapan pemberkasan. Ikuti langkahnya dan perhatikan secara baik:

1. Tahap Pemberkasan Pertama

Tahapan pemberkasan pertama, Anda harus menyiapkan atau lebih tepatnya mengisi daftar riwayat hidup (DRH). Setelah menyiapkannya, cetak DRH yang telah Anda isi secara online. Namun, langkah ini tidak berhenti sampai di sini saja karena peserta masih harus menulis tangan dan tanda tangan.

Selanjutnya, tulislah dengan tangan pada daftar riwayat hidup yang telah Anda cetak lalu menandatanganinya dan memberikannya materai Rp6.000. Gunakan bolpoin tinta hitam, setelah tahapan pertama selesai, peserta harus menyampaikan/mengunggah DRH tersebut.


2. Tahapan Pemberkasan Kedua

Unggah daftar riwayat hidup yang telah Anda tandatangani sebelumnya serta lengkapi pula dokumen persyaratan lain dengan rincian pas foto menggunakan pakaian formal ukuran 3 x 4, berlatar belakang warna merah, ijazah, dan transkrip nilai pendidikan terakhir yang telah digunakan untuk mendaftar. Kemudian, bagi Anda yang bersekolah di luar negeri, siapkan surat penetapan penyetaraan yang bisa peserta dapatkan dari panitia penilaian ijazah luar negeri kementerian. Setelah itu, surat pernyataan sebanyak 5 poin diketik, lalu tanda tangan di atas materai seharga Rp6.000 dengan menggunakan tinta hitam.

3. Tahapan Pemberkasan Ketiga

Tahapan pemberkasan tidak sampai di situ saja, Anda masih harus menyiapkan surat lainnya, seperti surat keterangan catatan kepolisian yang telah kepolisian resort/daerah keluarkan dan masih berlaku. Siapkan juga surat keterangan sehat jasmani dari dokter di rumah sakit pemerintah terbaru beserta tanda tangannya.

Kemudian menyertakan surat keterangan sehat rohani/jiwa yang bisa Anda dapatkan dari unit psikiatri rumah sakit pemerintah dan surat keterangan tak mengonsumsi narkotika/zat adiktif lainnya. Jangan lupa sertakan juga bukti pengalaman kerja yang sudah dilegalisir pejabat yang berwenang.


4. Tahapan Pemberkasan bagi Penyandang Disabilitas

Bagi penyandang disabilitas masih bisa melamar untuk ikut formasi Kemenkumham. Persyaratannya yaitu dapat melihat, mendengar, dan berbicara secara baik dan benar. Selain itu, bisa melakukan tugas seperti menganalisa, menyampaikan, dan berdiskusi.

Adapun syarat yang lainnya adalah peserta mampu bergerak dengan menggunakan alat bantu selain kursi roda. Selanjutnya, sertakan surat keterangan dari dokter pemerintah yang berisi bahwa pihak terkait menyandang disabilitas secara fisik di anggota gerak kaki, baik derajat 1 ataupun 2.

Penutup

Demikian penjelasan secara mendalam terkait pendaftaran dan apa saja yang harus Anda siapkan ketika melamar di CPNS Kemenkumham. Pastikan, informasi data diri sudah sesuai sehingga bisa lolos seleksi dan dapat melanjutkan tahapan pemberkasan setelahnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel