Dana Syariah dengan Beragam Pilihan Jenis

Dana Syariah dengan Beragam Pilihan Jenis

Dana syariah menjadi yang paling banyak dicari di Indonesia karena sebagian besar masyarakatnya beragama Islam. Dengan begitu, harus berhati-hati dalam menggunakannya, termasuk berinvestasi. Sebelum menggunakan dana syariah, tentu saja harus mendaftarkan diri secara resmi.

Beberapa Macam Dana Syariah

Pinjaman syariah online menawarkan layanan tanpa riba. Saat ini, sistem online menjadi salah satu pilihan karena proses bisa lebih cepat. Salah satunya dalam pekerjaan yang memiliki mekanisme khusus sehingga lebih efektif. Berikut ini beberapa ulasannya:

1. Ammana Pinjaman Tanpa Riba

Dasar penentuan bagi hasil dari sistem ini adalah perbandingan proyeksi dengan realitas dari hasil pendapatan mitra-mitra nasabah. Ammana sudah menjalin kerjasama dengan 60 mitra dengan sistem kerja mencantumkan perusahaan atau perorangan yang digandeng dalam menyeleksi calon peminjam.

Ammana sendiri adalah pinjaman syariah online yang berfokus pada pinjaman UMKM yang membutuhkan modal usaha melalui program pendanaan. Sistem penerapan non direct funding, yaitu pelaku UMKM wajib menjadi bagian dari mitra keuangan usaha mikro yang terdaftar.


2. Dana Syariah

Layanan ini bermanfaat bagi para pemilik usaha dan perorangan agar terhindar dari unsur maisir, riba dan gharar. Anda bisa menggunakannya jika sudah terdaftar sebagai member melalui portal resminya, bersedia dan tunduk, serta menyetujui syarat yang berlaku untuk memperlancar prosesnya.

Jika proyek selesai maka pihak pemberi dana akan menerima pengembalian pinjaman pokok seusai jadwal sesuai persetujuan. Saat menggunakan layanan ini, maka harus bersedia dan tunduk dengan kebijakan privasi. Alasannya yaitu untuk menghindari terjadi penyalahgunaan wewenang.

3. Danakoo

Produk pinjaman Danakoo terbagi menjadi dua, yaitu multiguna dan multijasa syariah. Ketentuan pendanaannya yaitu dengan syarat menjadi karyawan 6 bulan, tenor pembiayaan dengan maksimal 12 bulan. Untuk ketersediaan dana mencapai Rp10 juta dengan pembayaran melalui potong gaji.

Ketentuan pinjaman Danakoo adalah jika bukan karyawan maka tidak dapat mengajukannya. Hal ini karena setiap pembayaran cicilan dari deposit harus mendapatkan persetujuan dari mitra anggota komunitas dengan cara melakukan prosedur pembayaran yang tersedia pada website.


4. Dhuha Syariah

Sistem kerja dari dhuha syariah adalah mempertemukan pemberi pembiayaan dengan penerima untuk membeli barang atau jasa berdasarkan aturan sesuai dengan syariat. Di sini terdapat dua jenis pendanaan, yaitu konsumtif (barang/jasa) dan perjalanan religi seperti umroh dan wisata halal.

Persyaratan pengajuan pinjamannya adalah bekerja pada perusahaan yang melakukan kerjasama dengan Dhuha Syariah, mendownload aplikasi, melengkapi semua informasi yang dibutuhkan, kewarganegaraan WNI minimal berusia 21 tahun dan memiliki penghasilan tetap Rp3 juta per bulannya.

5. Alami Sharia

Jenis pembiayaannya berupa invoice financing mulai dari Rp5 juta sampai Rp2 miliar rupiah. Kriteria yang bisa mendapatkan pendanaan ini adalah perusahaan berbentuk PT, CV, atau yayasan yang menjalankan aktivitas operasional dan tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam.


Proses pengajuan pendanaan berdasarkan analisa kualitatif dan kuantitatif. Secara terperinci, hal ini berpatokan pada laporan keuangan dan rekening koran. Pinjaman syariah bisa langsung cair jika proses listing online (kebutuhan dana) selesai atau terpenuhi. Biasanya, proses listing ini membutuhkan waktu 14 hari atau lebih tergantung banyak faktor.

6. Pembiayaan Syarfi

Sistem kerjanya yaitu dengan mencoba menghubungkan antara pemilik dana dari berbagai negara dan masyarakat Indonesia. Produk ini menawarkan pembiayaan usaha dan sosial, namun harus melalui beberapa persyaratan khusus agar pihak klien bisa terjaga keamanannya dan kerahasiaannya.

Proses pengajuan dana pada layanan Syarfi yaitu melakukan pendaftaran, pra persetujuan, proses pendanaan dan pembiayaan dicairkan. Syaratnya adalah pihak yang mengajukan minimal harus berusia 18 tahun, kewarganegaraan Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA).

7. Investree

Pendanaan layanan ini adalah modal kerja atas tagihan berjalan. Cara pengajuan investree sendiri yaitu dengan daftar online, mengisi data pribadi, penganalisisan aplikasi dan selanjutnya pembiayaan dapat berlangsung. Cara kerjanya dengan mempertemukan orang yang membutuhkan pinjaman.


Pendanaan minimal pada investree adalah Rp5 juta dengan kelipatan Rp1 juta untuk invoice financing syariah. Agar dapat meminimalisir risiko wanprestasi, maka harus melalui tahapan seleksi dan pengkajian lebih lanjut.

Penutup

Demikian penjelasan terkait beberapa jenis dana syariah yang dapat Anda gunakan untuk mencari modal guna membangun sebuah bisnis yang berlandaskan ajaran Islam. Hal ini ditujukan supaya tidak terjadi yang namanya penyelewengan syariat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel