4P, Strategi Pemasaran Jitu dan Mumpuni

4P, Strategi Pemasaran Jitu dan Mumpuni

Dalam berbisnis dan berwirausaha, rencana strategi pemasaran menjadi hal yang sangat substansial dan pokok. Pasalnya, hal tersebutlah yang menentukan arah langkah keberlangsungan bisnis. Oleh karena itu, perlu cakrawala pengetahuan yang luas agar bisa menjangkau banyak alternatif solusi sebagai langkah preventif dalam berbisnis.

Mengenal Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran adalah langkah-langkah teknis para pelaku usaha dalam memenangi persaingan antar sesama pelaku usaha lainnya secara kontinu dan dinamis. Jadi, poin utama yang menjadi fokus strategi pemasaran adalah orientasi kemenangan bisnis.

Strategi yang tepat dapat menjadi kartu AS dalam “bermain” di pasar. Inovasi dan daya kreativitas sangat berarti dan vital dalam menyusun strategi. Nah, untuk lebih rincinya, terdapat kategorisasi sebagai berikut:

1. Product

Aspek pertama sudah jelas, yaitu product. Produk adalah entitas yang menjadi andalan pelaku usaha dalam meraih laba pasar. Mutu produk merupakan pertaruhan reputasi dan kredibilitas produsen. Semakin baik produk tersebut, kredibilitas semakin populer dan jangkauan konsumen bertambah meluas.

Produk yang baik di sini tidak hanya terbatas pada optimalisasi produksi, tetapi juga menyangkut ciri khas produk itu sendiri. Banyak produk bagus tapi tidak banyak produk yang unik. Keunikan menjadi faktor penting karena dapat menciptakan kelangkaan di mata konsumen. Inilah yang menarik pasar untuk mau membeli suatu produk.

2. Price

Yang kedua adalah price atau harga. Besaran harga juga menjadi faktor mendasar seseorang membeli sebuah produk. Hal ini jelas berkaitan dengan kemampuan ekonomi masing-masing orang. Namun, bukan berarti Anda harus menjadi yang paling murah di antara yang lainnya.

Harga harus sebanding dengan kualitas produk, terutama orisinalitas karena keutamaan produk juga terletak pada keaslian produknya. Produk asli memiliki harga yang sesuai dengan mutu. Oleh karena itu, penentuan harga sangatlah penting, bukan hanya menyoal besaran keuntungan tetapi juga keseimbangan antara kapabilitas dan kualitas.

3. Place

Faktor selanjutnya adalah place atau tempat. Setelah proses produksi, lokasi pemasaran menjadi aspek bahasan pokok berikutnya. Jika Anda berada di dekat kuburan, pasti akan lebih banyak orang yang berjualan beraneka rupa kembang daripada barang lainnya. Pedagang kembang ini juga sedang menerapkan aspek place dalam berjualan.

Tempat tidak melulu lokasi bangunan fisik saja. Kini, sudah ada kemudahan lain seperti toko-toko virtual yang perkembangannya sangat pesat. Fasilitas kemudahan transaksi membuat banyak online shop tumbuh subur.

Bahkan tak jarang toko fisik yang juga membuat akun toko daring sebagai penunjang pasar mereka. Dengan banyaknya variasi pilihan lokasi berbisnis yang ada, membuat Anda harus lebih selektif dalam membuat keputusan. Lakukan riset terlebih dahulu. Tidak perlu formal, observasi juga cukup.

Lokasi bisnis menjadi vital karena menentukan fokus pergerakan usaha. Memang semakin banyak kran yang dibuka maka air semakin cepat mengalir, akan tetapi perlu usaha lebih juga untuk meng-handle-nya. Mulai saja dari satu marketplace dahulu, jika berjalan bagus dan prospektif barulah kembangkan sayap lebih lebar lagi.

4. Promotion

Nah, setelah proses produksi, komersialisasi dan pemilihan lokasi selesai, tibalah waktunya promosi. Sebagai unit usaha baru, perlu untuk mengenalkan dirinya dan produknya ke masyarakat. Caranya adalah dengan promosi.

Strategi promosi bisa bermacam-macam, misalnya membuka harga khusus, mengadakan event, dan sebagainya. Dengan melakukan promosi, Anda akan tahu bagaimana reaksi pasar. Dari respon tersebut, terdapatlah gambaran laju usaha Anda. Reaksi pasar juga bisa memengaruhi kuantitas biaya produksi.

Seorang pedagang bakso tidak akan berani menjual seratus porsi dalam sehari jika ia tidak pernah mendapatkan kuantitas sebanyak itu dalam rentang waktu tertentu. Dengan mengetahui reaksi pasar, biaya produksi lebih dapat terkendali dan evaluasi bisa dilakukan sebagai langkah preventif kelangsungan bisnis.

Promosi juga menjadi awal sebuah unit usaha membuat nama. Karakter seperti apa yang ingin Anda tampilkan ke masyarakat. Ciri khas tersebut tentu berkaitan dengan target strategi pemasaran Anda. Bisnis bukanlah soal universalisasi kualitas namun konsistensi mutu pelayanan dan produk.

Penutup

Itulah pembahasan kita pada kesempatan kali ini mengenai strategi pemasaran 4P. Sebagaimana yang telah disebutkan di atas bahwa strategi pemasaran merupakan langkah-langkah teknis para pelaku usaha dalam memenangi persaingan. Jadi, perlu kiranya bagi setiap pelaku usaha untuk menerapkan strategi pemasaran 4P ini ke dalam bisnisnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel