Hak dan Kewajiban dari Seorang Pekerja

Hak dan Kewajiban dari Seorang Pekerja

Menjadi seseorang yang bekerja tentu tidak sembarangan bertindak. Ada beberapa hak dan kewajiban dari seorang pekerja yang sudah seharusnya mereka terapkan, terlebih lagi setiap tempat kerja, misalnya perusahaan selalu memiliki aturan tertentu. Tentu saja karyawan harus mengikutinya.

Hak dan Kewajiban dari Seorang Pekerja

Menurut KBBI, hak dari seorang karyawan itu bisa diartikan sebagai salah satu hal mutlak yang penggunaannya sendiri tergantung pada karyawan yang bekerja di dalam suatu lembaga. Selain hak, mereka juga memiliki kewajiban sendiri. Apa saja hak dari karyawan? Berikut ulasannya:

1. Hak Mendapatkan Upah dan Mendapatkan Perlakuan yang Sama

Salah satu hak karyawan yang sudah tercantum pada UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003, yaitu memperoleh upah. Gaji/upah merupakan hal mendasar dan normal dari hak milik karyawan. Oleh karena itulah semuanya sudah ada bagian dan tercantum dalam Undang-undang khusus.

Selain memiliki hak untuk memperoleh upah atau gaji, karyawan juga mempunyai hak mendapatkan perlakukan yang sama. Tentu saja hal ini sudah tercantum di dalam Undang-undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 pasal 5, “Setiap tenaga kerja memiliki hak perlakuan sama”.

2. Hak Mendapatkan Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja

Kemudian, hak dari karyawan selanjutnya adalah hak mendapatkan pelatihan kerja. Bekerja tidak hanya mendapat penghasilan tetap saja, namun untuk menambah serta meningkatkan ilmu pengetahuan tertentu. Tentu saja sebagai karyawan harus menjalani proses pelatihan terlebih dulu. Pada pasal 31 UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 menyebutkan bahwa setiap karyawan/tenaga kerja memiliki hak dan juga kesempatan yang sama untuk memilih, mendapatkan, atau pindah pekerjaan dan memperoleh penghasilan yang layak di dalam atau di luar negeri.

3. Hak Mempunyai Waktu Kerja dan Mendapatkan Keselamatan Kerja

Hak dari karyawan selanjutnya yaitu memiliki waktu kerja yang sesuai dengan aturan perusahaan terkait. Perhitungan waktu kerja tersebut sudah tertulis ke dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 pasal 77 ayat 2 yang mana isinya menjelaskan tentang rentang waktu selama bekerja. Seperti yang sudah tertuang ke dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 pasal 86, di mana karyawan mempunyai hak untuk bisa mendapatkan perlindungan terhadap kesehatan dan juga keselamatan kerjanya.

4. Hak Mendapatkan Kesejahteraan dan Ikut Dalam Serikat

Selain itu, hak sebagai karyawan juga akan mendapatkan kesejahteraan. Hal ini sudah tertuang ke dalam Undang-undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 pasal 99. Isinya menjelaskan bahwa setiap pekerja dan keluarganya berhak mendapatkan jaminan sosial tenaga kerja. Lalu, jaminan sosial tersebut terlaksana sesuai UU.

Dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 pasal 104, di mana hak karyawan adalah ikut serta dalam serikat pekerja/buruh. UU tersebut menjelaskan bahwa setiap pekerja berhak membentuk serikat pekerja.

5. Hak untuk Cuti dan Khusus Karyawan Perempuan

Sebagaimana telah tertuang ke dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003, peraturan di dalam waktu kerja ini menjelaskan bahwa pengusaha wajib memberikan waktu istirahat atau bahkan cuti kepada semua buruh atau pekerjanya. Khusus karyawan wanita, ada cuti tentang menstruasi.

Hak khusus untuk karyawan perempuan ini berbeda dari hak sebelumnya. Sebagaimana telah tertuang dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 menjelaskan bahwa karyawan perempuan ini bisa mendapatkan cuti sekitar 1,5 bulan tepat sebelum saatnya melahirkan dan untuk mereka yang baru mengalami keguguran.

6. Kewajiban Karyawan

Selain hak, karyawan juga memiliki kewajibannya sendiri. Pada dasarnya, kewajiban mereka terbagi menjadi tiga hal utama. Pertama, kewajiban ketaatan yang berarti karyawan harus mempunyai konsekuensi serta patuh terhadap peraturan perusahaan.

Kedua, kewajiban konfidensialitas yang berarti karyawan berkewajiban agar selalu menjaga kerahasiaan dari data perusahaan. Ketiga, kewajiban loyalitas yang artinya karyawan harus mendukung visi maupun misi dari perusahaan serta mempunyai loyalitas terhadap perusahaan.

Penutup

Itulah penjelasan secara rinci dan detail mengenai hak dan kewajiban dari seorang pekerja. Dari beberapa pembahasan di atas, perlu dan patut untuk Anda ketahui hak serta kewajiban apa yang harus dipatuhi sebagai seorang karyawan.

Belum ada Komentar untuk "Hak dan Kewajiban dari Seorang Pekerja"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel