Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Menghitung Rasio Earning Power

Apa Itu Earning Power?

Earning power merupakan perhitungan rentabilitas ekonomi namun dengan cara yang berbeda. Earning power diperoleh dengan mengalikan antara profit margin dan operating assets turn over. Profit margin dimaksudkan untuk mengetahui efisiensi perusahaan dengan melihat pada besar kecilnya laba usaha dalam hubungannya dengan sales (Sunyoto, 2014).

Sedangkan operating assets turn over dimaksudkan untuk mengetahui efisiensi perusahaan dengan melihat pada kecepatan perputaran operating assets turn over dalam suatu periode tertentu. Earning power dapat dirumuskan sebagai berikut:

Earning power = Net profit margin × Perputaran total aktiva

Sedangkan net profit margin dan perputaran total aktiva dirumuskan sebagai berikut:

net profit margin

Sehingga secara lengkap earning power dirumuskan sebagai berikut:

Rasio Earning Power

Hasil akhir dari percampuran kedua efisiensi profit margin dan operating assets turn over menentukan tinggi rendahnya earning power. Semakin tinggi profit margin atau operating assets turn over masing-masing akan mengakibatkan naiknya earning power.

Contoh perhitungan rasio earning power menggunakan neraca per 31 Desember 2020 dan laporan laba rugi per 31 Desember 2020 sebagai berikut:

Neraca Per 31 Desember 2020

Aktiva Jumlah (Rp)
Kas 10.000.000
Piutang dagang 12.000.000
Persediaan pada harga pasar yang lebih rendah 1.000.000
Biaya yang dibayar di muka 3.000.000
Piutang pajak 4.000.000
Jumlah aktiva lancar 30.000.000
Aktiva tetap pada biaya perolehan 15.000.000
Akumulasi penyusutan -2.000.000
Aktiva tetap bersih 13.000.000
Investasi jangka panjang 20.000.000
Aktiva jangka panjang lainnya 25.000.000
Total Aktiva 88.000.000
Pasiva Jumlah (Rp)
Utang:
Utang bank dan utang wesel 5.000.000
Utang dagang 10.000.000
Utang pajak 3.000.000
Utang lancar lainnya 2.000.000
Jumlah utang lancar 20.000.000
Utang jangka panjang 30.000.000
Modal Sendiri:
Saham biaya (nominal Rp1.000) 17.000.000
Tambahan modal 11.000.000
Laba yang ditahan 10.000.000
Jumlah modal sendiri 38.000.000
Total Pasiva 88.000.000

Laporan Laba Rugi Per 31 Desember 2020

Keterangan Jumlah (Rp)
Penjualan bersih 40.000.000
Harga pokok penjualan 25.000.000
Laba kotor 15.000.000
Biaya penjualan, umum, dan administrasi 1.000.000
Biaya bunga 500.000
Jumlah biaya 1.500.000
Laba sebelum pajak 13.500.000
Pajak 2.500.000
Laba sesudah pajak 11.000.000
Dividen kas 5.000.000
Laba yang ditahan 6.000.000

Perhitungan rasio earning power sebagai berikut:

Perhitungan rasio earning power

Sehingga besar rasio earning power adalah:

besar rasio earning power

Hasil perhitungan rasio rentabilitas ekonomi dan rasio earning power menunjukkan hasil yang sama, yaitu 12,50%. Sehingga dari kedua rumus di atas dapat digunakan salah satu saja jika hanya menginginkan besarnya angka rasio. Namun, jika digunakan keduanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan analisis yang akan dihasilkan.